Sejarah / Uncategorized · November 6, 2020 0

Ancaman Perang Dunia ke 3

Ancaman Perang Dunia ke 3. Bagaimana jika perang dunia ke 3 benar benar terjadi, negara mana saja yang ikut andil, bagaimana dengan nasib Indonesia.

Perang dunia adalah peperangan yang dilakukan beberapa negara, dan perang dunia memberi dampak kerusakan yang sangat dahsyat. Banyak negara yang memiliki hutang akibat perang, yang menang ataupun yang kalah, tetap memiliki hutang. Dan banyak korban jiwa dampak dari peperangan, selain kerugian material, negara pasti kehilangan penduduk yang amat banyak.

Perang Dunia ke 1 (PDI)

Perang dunia pertama terjadi pada tahun 1914 sampai 1918, berarti terjadi selama -+4 tahun, perang tersebut terdiri dari dua blok. Peperangan besar ini melibatkan kekuatan besar dunia, diantaranya ada blok sekutu dan blok sentral, dilansir dari wikipedia.

Blok Sekutu

Blok sekutu ini terdiri dari Britania Raya, Prancis dan Kerajaan Rusia, Kanada, Italia, dan Amerika Serikat, Kerajaan Inggris, Kerajaan Serbia dan Rusia.

Blok Sentral

Blok sentral ini terdiri dari beberapa negar, Jerman, Austria-Hongaria, Jerman, Kekaisaran Ottoman dan Bulgaria.

Korban jiwa

Korban jiwa dari perang dunia ke 1 sangat banyak, diperkirakan 9 juta tentara militer, terutama dari Rusia dan Jerman. mencapai 34 juta tewas. Kala itu Jerman sudah bdalam peperangan. Dan kala itu ditambah pula dengan ada nya wabah, wabah tersebut dinamakan Flu Spanyol, Flu tersebut merenggut 2% dari populasi dunia.

Faktor Perang Dunia 1 (PDI)

Ada beberapa faktor yang mengakibatkan perang dunia 1, antara negara negara di Eropa, terkait perang dagang atau hal lainnya. Dan konflik tersebut berawal dari negara-negara berikut.

Jerman dan Inggris

diantaranya terjadi akibat perang dagang, antara Jerman dan Inggris. Produk yang dikirim Jerman ke Inggris, dilarang dibeli oleh orang-orang Inggris, sehingga Jerman melakukan perlawanan dengan perang. Dan kala itu Inggris merasa tersaingi oleh Jerman, dalam hal angkatan laut, kala itu Inggris adalah negara terkuat di dunia.

Jerman dan Prancis

Selanjutnya Jerman kembali berususan dengan negara lain, yaitu dengan Prancis, kali ini bukan dari segi perang dagang. Ketegangan yang terjadi memang diakibatkan oleh dendam, dendam yang ada terjadi karena perang terdahulu.

Rusia dan Austria

Selanjutnya ada persaingan antara Rusia dan Austria, kedua negara tersebut memiliki ambisi yang sama, yaitu menguasai daerah Balkan.

Inggris, Jerman, Prancis dan Italia

Kali ini terjadi lagi persaingan, persaingan tersebut untuk merebutkan wilayah, dan wilayah yang diperebutkan adalah Afrika. Dari sekian pemicu perang dunia ke 1, beberapa negara memutuskan untuk beraliansi, sehingga terjadilah perang dunia ke 1 (PDI).

Terbunuhnya Franz Ferdinand

Franz Ferdinand adalah putra mahkota dari kekaisaran Austria-Hungaria, Franz Ferdinand dibunuh oleh orang Serbia, sehingga Austria-Hungaria geram, akhirnya Austria menyerang Serbia pada 1914.

Perjanian Versailles

Perjanian Versailles, perjanjian tersebut penanda berakhirnya PDI, dengan Perjanian Versailles semua pihak tidak saling menyerang. Perjanian Versailles memiliki beberapa perjanjian didalamnya, salah satunya adalah Jerman menyerahkan Alsace-Lorraine. Jerman harus kehilangan tanah jajahannya yang diambil oleh Inggirs, Perancis dan Jepang.

Perang Dunia 2 (PDII)

Perang dunia ke 2 (PDII) dipicu oleh Jerman, kala itu Jerman berambisi untuk menguasai Eropa, dan Jerman tidak puas dengan perjanjian Perjanian Versailles. Kala itu Jerman dipimpin oleh Adolf Hitler, Adolf Hitler memipin dengan paham fasisme. Kediktatorannya membuat rakyat semakin dibungkam, ketika ada yang berbeda paham maka dianggap musuh. Maka ada beberapa fakta lagi terkait dengan PDII, diantaranya.

Penjajahan kembali

Jerman yang tidak puas dengan perjanjian Versailles, sangat merasa dirugikan, sehingga berimbas ke (PDII). Jerman mulai melakukan penjajahan kembali, pada tahun 1938, Jerman menduduki Autria. Dan pada tahun berikutnya, yaitu tahun 1939 Jerman menduduki Czechoslovakia. Tidak hanya Jerman, Italia pun mulai menjajah negara negara tetangganya. namun pemicu (PDII) adalah, ketika Jerman menduduiki Polandia September 1939.

Tidak hanya di Eropa, di Asia pun terjadi penjajahan, penjajahan yang dilakukan oleh Jepang. Merebut tanah Manchuria, Tiongkok, dan Korea. Sehingga ketegangan terjadi dikawasan Asia.

Perlombaan senjata

Pada saat itu, perlombaan senjata kembali terjadi antar negara. Setiap negara kuat memproduksi senjata kuat dan canggih, dan melakukan percobaan untuk memperlihatkan kekuatan.

Pernyataan PDII

Inggris dan Prancis melakukan pertemuan, pertemuan tersebut membahas untuk mencegah Jerman berbuat penjajahan. Namun usaha yang dilakukan oleh Inggris dan Prancis tidak berjalan, pasalnya, Jerman tidak mengindahkan Inggris dan Prancis. Hingga saat Jerman menduduki Polandia, maka Inggris dan Prancis menyatakan PDII. Dan kembali terjadi dua aliansi, yang dikenal sebagai blok sekutu dan blok poros.

Blok sekutu

Blok sekutu ini terdiri dari negara Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Tiongkok

Blok poros

Pada blok poros, negara nya terdiri dari Jerman, Italia, dan Jepang.

Kekalahan Jerman

Meskipun Jerman memiliki perlatan canggih, namun nyatanya Jerman mengalami kekalahan di PDII. Jerman tidak memiliki rencana yang matang, guna untuk peprangan jangka lama. Sebab Jerman memang merancang untuk peperangan cepat. Selanjutnya Jerman tidak memiliki ahli perang yang mumpuni. Hal tersebut dapat dilihat dari pengalihan pengepungan Moskow, yang dialihkan untuk merebut Ukraina. Hal tersebut adalah kesalahan fatal yang dilakukan oleh Jerman pada tahun 1941.

Baca juga : Keterkaitan Bank Sentral tentang perang perang besar didunia

Perang Dunia ke 3

Bagaimana mungkin perang dunia akan terjadi, banyak prediksi terkait dengan perang dunia ke 3 ini akan terjadi. Banyak ahli mengungkapkan, bahwa perang ke 3 akan terjadi dalam waktu dekat. Banyak kemungkinan lokasi akan terjadinya perang dunia ke 3 ini terjadi. Lokasi lokasi yang saat ini sedang terjadi perang dingin, dan terjadi perang panas. Lokasi tersebut bisa saja menjadi lokasi perang dunia ke 3 meletus. Diperairan Indonesia, tepatnya dinatuna, sedang terjadi perang dingin antara beberapa negara Asia.

Ancaman Perang Dunia ke 3

Ancaman Perang Dunia ke 3 sangat terlihat, terutama dibagian Asia tenggara, terlihat ketegangan dikawasan Asean belakangan ini. Tidak hanya itu Amerika Serikat ikut andil, sebab Amerika tidak pernah menerima pernyataan Cina. Dan Amerika selalu terlibat perang dagang dengan Cina.

Perairan Laut Cina Selatan

Saat ini sedang terjadi ketegangan antar beberapa negara Asia, khusunya di Asean, ketika Cina masuk ke perairan yang dianggap sengketa. Wilayah tersebut disebut dengan 9 garis putus-putus. Cina mengklaim bahwa wilayah dikawasan tersebut dimiliki oleh Cina, namun Cina tidak memiliki dasar hukum internasional. Padahal kawasan tersebut dimiliki oleh beberapa negara, seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, Philipina dan yang lain.Sehingga pernyataan Cina ditolak oleh Amerika Serikat. Dan saat ini Amerika mulai masuk dalam ketegangan tersebut.

Ancaman Perang Dunia ke 3

Belakangan terakhir, Cina dan Amerika memang sering panas, dari perang dagang dan lainya. Bahkan pada Oktober 2020, kapalperang Amerika masuk ke berkeliaran di Laut Cina Selatan. Dan hal tersebut dikhawatirkan akan semakin tegang, sehingga memicu terjadinya perang. Cina berseteru dengan negara negara di Asia tenggara, dan membuat kawasan ASEAN memanas. Namun hal ini belum sempat terlihat ketegangan senjata yang terjadi. Antara Cina dan negara negara di ASEAN.

Peran Indonesia

Indonesia yang sempat panas dengan kalim cina, atas laut natuna, tentu memiliki peran penting dalam perbutan wilayah dikawasan tersebut. Namun kali ini Indonesia dalam keadaan netral. Tidak berpihak ke Negara manapun, dari sikap Netral tersebut, Indonesia saat ini sudah di hubungi 2 negara. Negara Jepang dan Amerika, Jepang dan Amerika berpendapat bahwa, Indonesia adalah negara yang mampu meredam Cina. Dalam hal ini Indonesia tentu sangat diuntungkan.

Seharusnya Indonesia lebih bersiap siap, dalam menghadapi kemungkinan perang yang terjadi. Sebab ketidak siapan Indonesia akan menibulkan banyak kerugian.

Timur Tengah

Timur tengah adalah salah satu kawasan yang sangat panas, bahkan banyak perang perang yang tidak berkesudahan, antara israel dan Palestina. Bahkan saat ini di kasawan tersebut, Turki berubah mulai kembali menunjukan taringnya. Dan Turki adalah negara yang paling menonjol dalam menentang dunia Barat dan Israel. Turki beberapa kali bergesekan dengan Amerika, dan mendapatkan dukungan dari Rusia. Rusia yang saat ini kekuatan militernya menduduki ke 2 terkuat didunia.

Namun dalam beberapa waktu yang lama, perang perang yang terjadi ditimur tengah, tidak berdampak besar bagi negara negara besar di Eropa. yang bisa memicu perang besar, Tidak seperti di Laut Cina Selatan. Cina bisa saja beraliansi dengan Rusia dan melawan Amerika Serikat, jelas Amerika akan kalah telak jika melawan sendiri. Namun nyatanya tidak, Amerika telah bersekutu dengan Jepang dari ketegangan dilaut cina selatan.

Kesimpulan

Perang-perang yang terjadi, semata mata untuk mencari kekuasaan, memperluas wilayah, dan menjadi negara terkuat. Maka dari itu, terjadilah perang perang yang terjadi, seperti perang dunia ke 1 dan ke 2. Tidak bisa kita pungkiri, perang dunia ke 3 bisa saja terjadi, dapat dilihat dari beberapa peristiwa peristiwa yang terjadi. Peristiwa diberbagai wilayah, Eropa, Asia dan yang lainnya. Maka Ancaman Perang Dunia ke 3 ini harus diwaspadai.