Cerita / Uncategorized

Kisah Julaibib Pemuda Fakir Dengan Rasulullah S.A.W

Sahabat Islam, kali ini akan ada kisah yang sangat indah dan membawa kita untuk berfikir agar selalu bersyukur kepada ALLAH. S.W.T. Ada kisa di Madinah tentang Julaibib berwajah sangar tidak tampan pendek dan kaki pecah pecah dengan keadaan miskin minum pun dari kolam umum, tidur beralaskan pasir berbantalkan batu, namun jika Allah berkehendak mengangkat derajat hambanya, maka terjadilah Julaibib selalu berada di shaf terdepan ketika shalat berjamaah bersama Rasulillah S.A.W, disuatu ketika Rasulullah bertanya kepada Julaibib “Wahai Julaibib tidak kah engkau menikah ?” dan Julaibib menjawab “Wahay Rasulullah siapakah yang hendak menikahi putrikan denganku” seketika itu Rasulillah menggenggam tangan Julaibib untuk melamar anak dari sudagar kaya untuk Julaibib, lalu mengatakan kepemiliki rumah “Aku ingin menikahkan putri kalian” dan pemilik rumah berkata “Sungguh indahnya dan betapa barokahnya” tetapi Rasulullah berkata “Bukan untuk ku namun untuk Julaibib” sang pemilik rumahpun menarik nafas dan berkata “Wahai Rasulullah aku akan membicarakan ini kepada istriku terlebih dahulu”.

Sang istripun kaget Rasulullah meminta putrinya untuk menikah dengan Julaibib, namun putrinya mendengar dari balik tirai “Siapa yang meminta, apakah kalian hendak menolak permintaan Rasulullah?. Dan apabila Rasulullah meminta maka tidak lah membawa kehancuran melainkan keberkahan untuk umatnya” lalu putri yang solehah pun membacakan surat yang artinya ” Dan tidaklah patut bagi lelaki beriman dan perempuan beriman, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, maka akan ada bagi mereka pilihan lain tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata” (QS. Al Ahzab: 36)

Rasulullah pun berdoa untuk gadis solehah ” Ya Allah limpahkanlah kebaikan atasnya, dalam kelimpahan yang penuh barokah, jangan Engkau jadikan hidupnya payah dan bermasalah”
maka benarlah doa Nabi, Allah pun berikan jalan keluar baginya maka kebersamaan sepasang suami istri yang status sosial nya berbeda namun sang istri di dunia tetap bertaqwa dan beriman, namun bidadari terlampau lama menantinya, jadi Julaibib tidak lama setelah menikah Julaibib gugur dalam pertempuran jihad, maka Rasulullah sangat merasa kehilangan, setelah perang usai Rasulullah bertanya kepada para sahabatnya, “Apakah kalian kehilangan sesorang” para sahabt menjawab “Tidak ya Rasulullah” sampai tiga kali Rasulullah bertanya namun para sahabat menjawab yang sama “Tidak ya Rasulullah” namun Rasulullah berkata “Aku kehilangan seseorang yaitu Julaibib” sepertinya memang Julaibib tidak beda ada dan tiadanya dikalangan mereka. Rasulullah berkata “Carilah Julaibib” kemudian Jualibib diketemukan dalam keadaan penuh darah dari wajah hingga badan disekelilingnya tehampar jasad 7 musuh yang telah ia bunuh, dan Julaibib pun langsung dikafani disholatkan oleh Rasulullah dan Rasulullah berdo’a “Ya Allah dia adalah bagian dari dirirku, dan aku adalah bagian bagi dirinya”

Sekianlah kisah dari Julaibib yang dirindukan oleh para Bidadari surga, dikarenakan Juaibib dihajatkan langit diketimbang dunia yang tidak bersahabat kepadanya. Ia lebih pantas menghuni surga dari pada dunia yang mencibirnya.

Demikianlah cerita Julaibib yang didunia ini dibelakangkan dalam sosial namun begitu dirindukan oleh para bidadari di surga, lain kali kita lanjut dengan cerita dan kisah islami, Terimakasih jika ada kekurangan atau kelebihan mohon maaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published.